Lirik Lagu Hijau Daun - Setiap Detik (OST Sinetron Langit Dan Bumi)

0 komentar

Lagu yang juga dijadikan soundtrack sinetron yang berjudul Langit dan Bumi ini memang tak jauh berbeda dengan lagu-lagu Hijau Daun lainnya yaitu masih mengangkat lagu bertema cinta. Bagi kalian yang suka dengan lagu-lagu mellow kayaknya lagu yang berjudul Setiap Detik dari Hijau Daun ini cocok untuk kalian nikmati.


Lirik Lagu Hijau Daun - Setiap Detik (OST Sinetron Langit Dan Bumi)

Setiap detik
Engkau yang dalam mimpiku
Setiap siang malam menggangguku
Tak lelap tidurku karena dirimu

Setiap waktu
Engkau yang selalu menghantuiku
Tak pernah lari dari fikiranku
Tak mau hilang dari ingatanku

Tahukah engkau
Saat gelap datang
Aku masih mencarimu
Engkau dimana

Setiap waktu
Engkau yang selalu menghantuiku
Tak pernah lari dari fikiranku
lyricsalls.blogspot.com
Tak mau hilang dari ingatanku

Tapi mengapa saat ku terjaga
Kau masih tak disampingku
Sampai kapankah aku menantimu
Selalu menantiku

Setiap detik aku memikirkanmu
Setiap detik rindu meracuniku
Setiap detik teringatku padamu
Setiap detik apa terus begini

Ku mohon dengarlah rintihan hati ini
Yang ku curahkan seraya ku bernyanyi
Sampai kapankah aku terus begini
Ku harap kau kan kembali kepadaku

Setiap detik aku memikirkanmu
Setiap detik rindu meracuniku
Setiap detik teringatku padamu
Setiap detik apa terus begini

Ku mohon dengarlah rintihan hati ini
Yang ku curahkan seraya ku bernyanyi
Sampai kapankah aku terus begini
Ku harap kau kan kembali kepadaku

Lirik Lagu Hijau Daun - Setiap Detik (OST Sinetron Langit Dan Bumi)
Read More

Spesifikasi dan Harga Indosat Wiigo

0 komentar

Spesifikasi dan Harga Indosat Wiigo. Handset Indosat Wiigo adalah telepon genggam lokal buatan Indonesia yang menggunakan sistem operasi Android 1.6. Selain dapat digunakan untuk melakukan layanan suara dan SMS, handset Indosat Wiigo juga dapat digunakan untuk layanan data tanpa batas dengan cara berlangganan terlebih dahulu paket layanan android on demand untuk handset Indosat Wiigo, layanan android on demand pertama di dunia.

Spesifikasi Indosat Wiigo :

1. OS: android
2. Network: GSM EDGE
3. 256 MB ROM, 128 MB RAM
4. External Micro SD (up to 8 GB)
5. TFT QVGA Screen type, 65K color, size 320x240, size 2,5"
6. Bluetooth: V2.0 + EDR and A2DP
7. USB v2.0
8. Ringtone & playback
9. SMS, MMS, IM, Mail
10. 2 Mega Pixels
11. Resolution: 1,200 x 1,600 pixels
12. Talktime: 3 hours
13. Charging: 4 hours (depend on usage)
14. Qwerty keypad & trackball

Harga Indosat Wiigo :
Harga normal Rp 1,5 Juta.
Read More

Inilah Isi Surat Berlumur Darah yang Diterima Wartawati Papua

1 komentar

Pemimpin Redaksi Koran Bintang Papua, Walhamri Wahid menuturkan, wartawatinya yang mendapat teror kertas berlumur darah akan dipindahkan dari Merauke ke Jayapura. Untuk sementara,wartawati itu malam ini akan menginap di Polres untuk keamanannya.

Inilah isi pesan dalam teror kertas berlumur darah yang diterima wartawati di Merauke:

Ingat kami tdk pernah main dg ancaman kami, kami tahu polisi sedang mencari siapa oknum itu. Maaf kami tidak lengah. Mati kamu.
Begitulah isi pesan yang tertera di kertas bernoda darah itu. Walhamri menjelaskan, wartawatinya, Lidia atau Lala, menerima pesan tersebut saat selesai salat keluar rumah mau memasukkan motor.

"Lala kaget ada amplop isinya surat berlumur darah dengan isi seperti itu. Saat ini, Lala sudah dievakuasi ke mapolres untuk selanjutnya ditarik ke Jayapura.(*)
Read More

Cut Tari: 'Hujatan adalah insyaAllah ladang amal utk saya'

2 komentar

Tersangka video porno, Cut Tari kembali eksis di dunia maya. Ia menuliskan sesuatu dalam akun Twitternya. "Hujatan adalah insyaAllah ladang amal utk saya," begitu penggalan tweet Tari.

Terakhir Cut Tari ngetweet pada tanggal 17 Juni 2010 lalu. Isinya menjawab pertanyaan dari para followersnya.

"Yup , that was my first tweet .. And I wanna say hellooow to u all twitlovva and thanks for ur support ,, tx so MUCH !.. GOD bless you guys," begitu tulisnya.

Sabtu (31/7/2010) sekitar pukul 16.00 WIB ia kembali ngetweet. Isinya sebuah pernyataan seolah-olah dirinya pasrah dengan segala hujatan dari masyarakat.

"Hujatan adalah insyaAllah ladang amal utk saya , Pujian adalah introspeksi utk saya , Doa adalah hadiah utk saya.. Terima kasih semuanya :)," begitu tulis mantan presenter 'Insert' itu.
Read More

Pelajar SMP Nekat Bunuh Diri di Depan Sang Pacar

0 komentar

Diduga sakit hati diputus sang pacar, Findik Alfianki (13), warga RT 2 RW 3 Dusun Banaran, Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Pacitan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak racun serangga. Tragisnya, tindakan itu dilakukan di depan HD (16), yang tak lain pacarnya sendiri.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, peristiwa bunuh diri itu terjadi di rumah Susilo, ayah korban di Dusun Banaran, Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Jumat (30/7/2010) malam.

Layaknya orang keracunan, saat itu korban tak sadarkan diri. Mengetahui kejadian tersebut, anggota keluarga yang lain langsung melarikan korban ke Puskesmas Pakisbaru yang berjarak sekitar 3 kilometer.

Namun, karena kondisinya cukup kritis, petugas puskesmas menyarankan agar korban dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Ponorogo. Namun, saat baru dimasukkan ambulans dan dibawa keluar dari puskesmas, korban menghembuskan nafas terakhir.

Peristiwa langsung dilaporkan Polisi

"Berdasarkan laporan itu, 9 anggota langsung melakukan olah TKP," kata Kasatreksrim Polres Pacitan AKP Sukimin dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (31/7/2010).

Sukimin menjelaskan, untuk mengetahui motif kejadian polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pacar korban yang diamankan di mapolsek.

Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, jasad remaja yang masih duduk di bangku kelas 2 salah satu SMP itu, sempat menjalani visum et repertum di RS Daerah Pacitan.

Dari TKP, polisi menyita sejumlah barang bukti. Antara lain 1 kaleng obat serangga, selembar kain jarik dengan bekas muntahan, setelan seragam pramuka dan celana jeans serta pakaian dalam yang dipakai korban.

"Seharusnya peristiwa ini tidak terjadi, jika semua berfikir rasional dan tidak emosional. Yang lebih penting lagi adalah meningkatkan keimanan sesuai ajaran agama," tandasnya.
Read More

5 Tahun Kedepan, Rp 1.000 Jadi Rp 1 ?

0 komentar

Pernahkan anda membayangkan untuk menerima gaji sebesar Rp 1.500 per bulan? Ya, kemungkinan besar hal tersebut akan terjadi kira-kira 5 tahun kedepan jika saat ini gaji anda sebesar Rp 1,5 juta.

Pasalnya, Bank Indonesia (BI) tengah melakukan pembahasan internal untuk dapat melakukan redenominasi. Redenominasi yaitu pengurangan nilai pecahan tanpa mengurangi nilai dari uang tersebut. Kasarnya, angka nol dalam sebuah pecahan akan dikurangi, jika dikurangi 3 angka nol maka Rp 1.000.000 akan menjadi Rp 1.000.

"Redenominasi itu prosesnya akan dibicarakan dulu dengan pemerintah dan presiden dan harus melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baru kita sosialisasikan," ujar Gubernur Bank Indonesia terpilih Darmin Nasution di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Sabtu (31/07/2010).

Darmin menuturkan, pihaknya akan segera menyampaikan hasil final pembahasan internal kepada pemerintah di tahun 2010. "Belum bisa diputuskan sekarang berapa angka nol yang dikurangi apakah 3 atau 4 namun hasil pembahasan akan diusahakan disampaikan ke pemerintah tahun 2010 ini," jelas Darmin.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi mengatakan, dalam melakukan redenominasi membutuhkan waktu antara empat sampai lima tahun.

"Prosesnya tidak singkat, harus membutuhkan 4 sampai 5 tahun," katanya.

Menurut Budi, diperlukan adanya penarikan uang secara bertahap yang beredar di masyarakat. Seperti diketahu uang pecahan Indonesia yang terbesar saat ini Rp 100.000.

Uang rupiah saat ini tercatat mempunyai pecahan terbesar kedua di dunia, terbesar pertama adalah mata uang Vietnam yang mencetak 500.000 Dong. Namun tidak memperhitungkan negara Zimbabwe, negara tersebut pernah mencetak 100 miliar dollar Zimbabwe dalam satu lembar mata uang.

Budi menuturkan, untuk bisa melakukan penyederhanaan satuan uang tersebut membutuhkan sejumlah persyaratan. Setidaknya ada tiga syarat yang mutlak dipenuhi yaitu kondisi perekonomian yang stabil, inflasi rendah dan stabil, serta adanya jaminan stabilitas harga.

"Hal yang paling sulit dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisasi kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," tukasnya.
Read More

Sule Terancam 10 Tahun Penjara

5 komentar

Sule alias Suleman (32), terancam hukuman 10 tahun penjara karena melanggar UU Darurat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) setelah membacok pinggang istrinya, Suryani (28).

Tindak kekerasan itu, dipicu pesan singkat (SMS) dari seorang laki-laki yang ditujukan kepada istrinya.

"Korban tidak hanya dibacok, tapi juga dipukul dan ditendang, sehingga kasus ini masuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," ungkap Kapolres Bandung, AKBP Hendro Pandowo didampingi Kapolsek Pangalengan, AKP Dadang Cahyadiawan dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (31/7/2010).

Kini Sule warga Kampung Taraju, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung itu mendekam di tahanan Mapolsek Pangalengan.
Read More

Remas Payudara Istri Orang, Habis Salat Dibacok

0 komentar

Pamekasan - Gara-gara meremas payudara istri orang, Muchlis (26 tahun), warga Desa Tebul Timur, Kecamatan Palenga'an, Pamekasan kena getahnya. Ia mengalami luka bacok di bagian punggung, pinggang dan tangan usai melaksanakan salat maghrib.

Pemicunya, Ali (23 tahun), warga Desa Tebul Barat, Kecamatan Palenga'an, Pamekasan, langsung emosi saat dirinya mendengarkan pengaduan istrinya bahwa telah diperlakukan tidak senonoh oleh korban. Yakni, telah dipegang buah dadanya.

Ali yang telah lama memendam emosi langsung mencari korban dengan membawa celurit. Ali menunggu korban di Pasar Mere, Desa Tebul Timur. Setelah, korban terlihat mengendarai sepeda motornya usai melaksanakan salat, Ali langsung menghentikan korban dan membacoknya.

Kontan, korban luka parah hingga melarikan diri pergi ke rumahnya. "Saya tidak tahu apa-apa. Saya dicegat dan langsung dibacok. Saya sempat tanya ada apa pada Ali, katanya karena saya telah berbuat tidak senonoh pada istrinya," kata korban yang saat ini tengah di rawat di rumah sakit, Sabtu (31/7/2010).

Dikatakan, saat dibacok, dirinya sempat terjatuh dari sepeda motor yang dibawanya. Tapi, Ali terus mengejar dengan membawa celurit. "Saya terpaksa lari, karena saya tidak membawa pegangan (celurit)," tandasnya.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka sayatan di bagian punggung sepanjang 20 cm dan pinggang 5 cm serta tangan bagian kanan.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Kholil membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, tersangka dan barang bukti (bb) telah diamankan di Mapolsek Palenga'an. "Kami kenakan pasal 351 tentang penganiayan dengan ancaman 4 tahun penjara," pungkasnya. [beritajatim.com/bar]
Read More

Muncul, Gerakan Pro Keong Racun Sinta dan Jojo

0 komentar

Sejak video Keong Racun versi Sinta dan Jojo muncul di YouTube, nama mereka semakin dikenal oleh publik.

Padahal mereka sempat menghapus video itu beberapa jam setelah mereka unggah di situs YouTube pada pertengahan Juni lalu.

Ada hal yang menarik dari fenomena video ini, orang yang pertama kali mengunggah ke dalam situs YouTube tersebut secara sengaja menghapus video tersebut.

Karena ketertarikan orang-orang akan video ini disertai rasa penasaran yang besar, maka dibuatlah satu gerakan untuk mengembalikan video-video yang 'hilang' tersebut. Gerakan tersebut dimotori seseorang di salah satu forum terbesar di Indonesia.

Dengan segala usaha yang dilakukan oleh para kontributor, sepertinya tidak perlu waktu lama untuk mengembalikan video yang 'hilang' tersebut.

Hingga saat ini, tinggal satu video lagi yang belum di ketahui keberadaannya, yang menurut gosip adalah lagu milik salah satu grup vokal asal Korea Selatan.

Tidak hanya forum terbesar itu yang mendukung Sinta dan Jojo, beberapa orang dengan sengaja membuat grup disitus jejaring sosial facebook dengan tujuan untuk mengumpulkan para penggemar Sinta dan Jojo.

Ternyata akun Facebook itu mendapat respon yang positif dari para penggemar Sinta dan Jojo. Saat ini sebanyak 9,279 penggemar Sinta dan Jojo bergabung dalam salah satu grup facebook yang bernama "SHINTA and JOJO - Keong Racun".

"Shinta n Jojo kalian benar-benar emang Gokil dan Narsis abiz....gemes banget gw sama kalian...gara-gara loe gw jadi keracunan deh...Heheee..." ungkap Galih Setiawan, salah satu anggota grup facebook Sinta dan Jojo.
Read More

Gembok Celana Dalam Selama Ramadan

0 komentar

Sudah menjadi kebiasaan setiap menjelang Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sibuk bukan kepalang. Hampir setiap hari mereka melakukan razia di berbagai tempat. Target mereka, apalagi kalau bukan tempat-tempat prostitusi dan hiburan malam.

Razia marak tidak hanya menertibkan tempat-tempat hiburan, warung remang-remang, atau pekerja seks komersial (PSK) di jalanan. Mereka juga menertibkan bangunan-bangunan dan tempat-tempat yang dianggap potensial menganggu ummat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

Di Jawa Timur misalnya, berbagai kota ramai oleh aksi Satpol PP yang meruntuhkan bangunan. Ramai pula oleh aksi penggerebekan tempat-tempat maksiat. Tempat berjudi dihabisi, lokasi prostitusi dibersihkan termasuk juga penghuninya, tempat hiburan ditutup.

Belum cukup sampai di situ, hotel-hotel dan penginapan yang biasa dipakai 'pasangan iseng' juga tidak luput dari perhatian mereka. Petugas Satpol PP itu tidak segan-segan menggedor pintu tiap kamar. Pasangan yang tidak mampu menunjukkan bukti suami-istri terpaksa harus diproses.

Ambil contoh di Kota Situbondo, Jawa Timur. Penggerebekan oleh Satpol PP Pemkab Situbondo menjaring pasangan-pasangan yang tengah berbuat mesum di warung remang-remang. Bahkan Petugas Satpol PP memergoki salah seorang PSK sedang melayani tamu. Begitu mengetahui petugas yang datang ke lokasi, seorang PSK beserta seorang tamunya langsung semburat keluar kamarnya, keduanya kabur dalam kondisi hanya mengenakan celana dalam.

Beberapa waktu sebelumnya, operasi penyakit masyarakat di Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro Jawa Timur juga menjaring sejumlah PSK. Hasilnya, enam PSK, tiga mucikari, dan dua pria hidung belang terjaring razia. Sementara tiga pasangan mesum terjaring di Bojonegoro.

Di Jakarta juga demikian, tempat-tempat hiburan malam yang berpotensi mengganggu kesucian Ramadan sudah diwanti-wanti untuk ditutup. Pengusaha tempat hiburan itu sudah mendapat pemberitahuan untuk tidak melebihi jam operasi yang ditentukan.

Itu belum cukup, penertiban juga dilakukan di tayangan-tayangan televisi. Infotainment diminta dihentikan selama Ramadan. Berita yang mengandung gosip, adu domba, dan perselingkuhan harus di-stop. "Tadi malam rapat Komisi I kita sepakat supaya suasana Ramadan ini kita jaga. Kemarin kita dan beberapa teman mengusulkan supaya siaran infotainmen ditiadakan dalam bulan Ramadhan," ujar anggota Komisi I DPR dari Fraksi Demokrat Ramadhan Pohan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/7).

Melihat semangatnya, tentu kita patut berbangga diri. Sebab, upaya penertiban ternyata masih ada. Tentu kita sependapat bahwa memberantas kemaksiatan merupakan upaya mulia untuk menjaga moralitas anak bangsa. Kita juga sependapat bahwa penyakit-penyakit sosial harus diberantas.

Persoalannya adalah, sampai kapan kondisi seperti itu bisa terjaga? Bila melihat mentalitas birokrat kita, tentu kita ragu. Sebab, kondisi seperti itu selalu terjadi setiap tahun, hanya setiap menjelang Ramadan. Intinya, sulit mempertahankan ketertiban. Selama operasi itu hanya musim-musiman, selama itu pula ketidaktertiban akan terus terjadi.

Saat ini, operasi sejenis terkesan hanya formalitas. Lihat saja, operasi di warung remang-remang hanya menjaring PSK dan membawanya ke tempat-tempat rehabilitasi. Sementara, para mucikari dan pria hidung belangnya tetap bebas berkeliaran.

Selain itu, operasi tidak dilakukan secara terpadu dan terencana matang. Artinya, aparat juga harus mencari solusi pascapenertiban itu. Setelah para PSK terjaring, seharusnya pemerintah juga menerapkan kebijakan agar tidak muncul lagi PSK-PSK baru.

Inilah yang terjadi sesungguhnya. Jumlah PSK pendatang baru selalu jauh lebih banyak dibandingkan dengan PSK yang terjaring. Ini disebabkan penegakan ketertiban hanya dijalankan secara represif. Seharusnya, pemerintah mencari upaya pencegahan dan tidak hanya penertiban.

Keberadaan PSK harus dipandang dari berbagai sudut pandang, tidak hanya dari sudut gangguan ketertiban. Sebab, memberantas kemaksiatan, membersihkan ketidaktertiban tidak bisa diberantasn dengan operasi kilat. Bahkan, tidak juga dengan menggembok celana dalam para hidung belang dan penjaja cinta sekalipun. Diperlukan upaya pencegahan yang menyeluruh yang melibatkan banyak pihak. Dan, tentu harus senantiasa berjalan, tidak hanya karena orang akan berpuasa.
Read More
 

blog-warta.blogspot.com. Copyright 2012 All Rights Reserved